Konsep-konsep Sosiologi
1. Paguyuban (Gemeinschaft)Paguyuban merupakan bentuk kehidupan bersama dimana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah serta bersifat kekal.
2. Patembayan ( Gesellschaft)
Patembayan merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek, bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka ( imaginary) serta strukturnya bersifat mekanis sebagaimana dapat diumpamakan dengan sebuah mesin.
3. Kelompok okupasional
Kelompok yang muncul karena semakin memudarnya fungsi kekerabatan, dimana kelompok ini timbul karena anggotanya memiliki pekerjaan yang sejenis.
4. Kelompok volonter
Kelompok orang yang memiliki kepentingan sama, namun tidak mendapatkan perhatian masyrakat.
5. Kerumunan (Crowd)
Kerumunan merupakan suatu kelompok sosial yang bersifat sementara (temporer)
6. Ascribed status
Kedudukan seseorang dalam masyrakat tanpa memerhatikan perbedaan-perbedaan rohaniah dan kemampuan. Kedudukan tersebut diperoleh karena kelahiran, misalnya kedudukan anak seorang bangsawan adalah bangsawan pula.
7. Achieved status
Kedudukan yang dicapai oleh seseorang dengan usaha-usaha yang di sengaja. Kedudukan ini tidak diperoleh atas dasar kelahiran
8. Assigned status
Kedudukan yang diberikan. Artinya suatu kelompok atau golongan memberikan kedudukan yang lebih tinggi kepada seseorang yang berjasa, yang telah memperjuangkan sesutau untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyrakat.
9. Proses Sosial
Pengaruh yang sifatnya timbal balik dalam lingkup kehidupan sosial. Proses meliputi hubungan timbal balik beberapa aspek yang kompleks tersebut dalam sebuag kehidupan sosial,
10. Lembaga Sosial
Suatu sistem yang menunjukkan keterjalinan antara nilai dan norma untuk mewujudkan kehendak sosial atau menjalankan fungsi sosial.
11. Perubahan Sosial
Perubahan struktur dan lapisan sosial serta hubungan di dalamnya yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.
12. Masyrakat
Sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki budaya. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara dan berbagai organisasi polotik, ekonomi dan sosial.
13. Kelompok sosial
Suatu kumpulan orang-orang yang mempunyai hubungann dan saling berinteraksi satu sama lain dan dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama.
14. Stratifikasi sosial
Stratifikasi sosial adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).
15. Interaksi sosial
Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik antar individu, antara individu dan kelompok, dan antarkelompok. Interaksi sosial tersebut akan menciptakan hubungan sosial dalam masyarakat.
16. Nilai dan norma
Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar oleh masyarakat dan merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Pergeseran nilai akan mempengaruhi kebiasaan dan tata kelakuan. Sedangkan norma merupakan wujud konkrit dari nilai sosial. Norma dibuat untuk melaksanakan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat yang dianggap benar.
17. Sosialisasi
Merupakan proses individu belajar berinteraksi di dalam masyarakat. Melalui proses sosialisasi, individu akan memperoleh pengetahuan, nilai dan norma yang akan dibelakinya dalam proses pergaulan.
18. Struktur sosial
Struktur sosial mengarah pada hubungan yang lebih fundamental, yang memberikan bentuk-bentuk dasar pada masyarakat serta memberikan batas-batas interaksi sosial yang ingin dilakukan secara terorganisir.
19. Akulturasi
Akulturasi, berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing.
20. Asimilasi
Usaha mengurangi perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai suatu tujuan kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan bersama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar