Selasa, 26 November 2019
Perubahan sosial
PERUBAHAN SOSIAL YANG HARUS DI LAKUKAN DI SEKITAR KAMPUSKU
(PERUBAHAN FASILITAS )
Salah satu hal yang menunjang dalam dunia pendidikan adalah fasilitas yang disediakan baik bentuk fisik maupun non fisik. Tentunya bahwa hal ini bertujuan untuk menciptakan keberhasilan dalam pendidikan. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka tentunya fasilitas yang disediakan juga akan lebih banyak, melihat bahwa hal-hal yang dibutuhkan oleh baik dari segi pendidik/dosen dan siswa/mahasiswa. Namun dalam kenyataannya tidak demikian. Jika saya disuruh untuk membandingkan antara fasilitas di SMA saya lalu dengan PTN yang saya saya tempati kuliah sekarang ini boleh di kata bahwa perbangdingannya cukuplah jauh jauh berbeda. Oleh sebab itu, kampusku sangat perlu perubahan.
Hal-hal yang butuh perubahan jika dilihat dari segi fasilitas yaitu:
1. Media pembelajaran (LCD)
LCD sangatlah penting dalam dunia pendidikan khususnya di dunia kampus. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran yang dilakukan lebih banyak ke metode diskusi (presentasi kelompok). Jika melihat di almamater saya khususnya di prodi saya sendiri bisa dikatakan bahwa LCD itu adalah suatu barang yang sangat susah untuk di dapat. Karena hanya ada 2 LCD yang tersedia sedangkan yang memerlukan LCD itu adalah mahasiswa semester 1, 3, 5, 7. Tentunya hal ini sangat mengganggu jalannya proses pembelajaran apalagi jika pada saat itu kedua LCD ini di gunakan oleh dua semster dan dua semster ini juga membutuhkan maka tentunya 2 semester ini akan mengalah sehingga hanya memaparkan materi tanpa fokus dan pada akhirnya proses pembelajaran itu tidaklah efektif. oleh sebab itu pihak yang bersangkutan harus memerhatikan hal tersebut, dan alangkah baiknya jika setiap kelas sudah di sediakan LCD.
2. Penerangan (lampu kelas)
Suasana kelas yang nyaman tentunya di dukung juga dengan penerangan. Hal yang butuh perubahan adalah lampu di kelas. Contohnya di ruangan semester 5. Ruangan yang cukup besar dan jumlah mahasiswanya juga banyak namun gelap. Hal ini dikarenakan lampu yang menyala hanya satu sehingga yang hanya terang didepan saja. Hal kecil ini sangat perlu di perhatikan dan sangat butuh perubahan guna untuk membuat mahasiswa itu nyaman dalam belajar.
3. Wifi
Hal yang tidak kalah penting juga yang butuh perubahan adalah wifi. Hal ini dikerenakan karena wifi yang disediakan oleh pihak fakultas hanya satu dan penggunna wifi ini sangat banyak dan bahkan hampir seluruh mahasiswa di fakultas. Hal ini tentunya butuh perhatian dari pihak fakultas, karena hal ini adalah sesuatu yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran mahasisiwa. Sebaiknya pihak fakultas bekerjasama dengan pihak jurusan/prodi sehingga di setiap jurusan/prodi di sediakan wifi untuk mahasiswa karena merupakan hak yang harus mahasiswa dapatkan.
Sabtu, 16 November 2019
Konsep-konsep Sosiologi
Konsep-konsep Sosiologi
1. Paguyuban (Gemeinschaft)Paguyuban merupakan bentuk kehidupan bersama dimana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah serta bersifat kekal.
2. Patembayan ( Gesellschaft)
Patembayan merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek, bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka ( imaginary) serta strukturnya bersifat mekanis sebagaimana dapat diumpamakan dengan sebuah mesin.
3. Kelompok okupasional
Kelompok yang muncul karena semakin memudarnya fungsi kekerabatan, dimana kelompok ini timbul karena anggotanya memiliki pekerjaan yang sejenis.
4. Kelompok volonter
Kelompok orang yang memiliki kepentingan sama, namun tidak mendapatkan perhatian masyrakat.
5. Kerumunan (Crowd)
Kerumunan merupakan suatu kelompok sosial yang bersifat sementara (temporer)
6. Ascribed status
Kedudukan seseorang dalam masyrakat tanpa memerhatikan perbedaan-perbedaan rohaniah dan kemampuan. Kedudukan tersebut diperoleh karena kelahiran, misalnya kedudukan anak seorang bangsawan adalah bangsawan pula.
7. Achieved status
Kedudukan yang dicapai oleh seseorang dengan usaha-usaha yang di sengaja. Kedudukan ini tidak diperoleh atas dasar kelahiran
8. Assigned status
Kedudukan yang diberikan. Artinya suatu kelompok atau golongan memberikan kedudukan yang lebih tinggi kepada seseorang yang berjasa, yang telah memperjuangkan sesutau untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyrakat.
9. Proses Sosial
Pengaruh yang sifatnya timbal balik dalam lingkup kehidupan sosial. Proses meliputi hubungan timbal balik beberapa aspek yang kompleks tersebut dalam sebuag kehidupan sosial,
10. Lembaga Sosial
Suatu sistem yang menunjukkan keterjalinan antara nilai dan norma untuk mewujudkan kehendak sosial atau menjalankan fungsi sosial.
11. Perubahan Sosial
Perubahan struktur dan lapisan sosial serta hubungan di dalamnya yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.
12. Masyrakat
Sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki budaya. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara dan berbagai organisasi polotik, ekonomi dan sosial.
13. Kelompok sosial
Suatu kumpulan orang-orang yang mempunyai hubungann dan saling berinteraksi satu sama lain dan dapat mengakibatkan tumbuhnya perasaan bersama.
14. Stratifikasi sosial
Stratifikasi sosial adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat).
15. Interaksi sosial
Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik antar individu, antara individu dan kelompok, dan antarkelompok. Interaksi sosial tersebut akan menciptakan hubungan sosial dalam masyarakat.
16. Nilai dan norma
Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar oleh masyarakat dan merupakan sesuatu yang diidam-idamkan. Pergeseran nilai akan mempengaruhi kebiasaan dan tata kelakuan. Sedangkan norma merupakan wujud konkrit dari nilai sosial. Norma dibuat untuk melaksanakan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat yang dianggap benar.
17. Sosialisasi
Merupakan proses individu belajar berinteraksi di dalam masyarakat. Melalui proses sosialisasi, individu akan memperoleh pengetahuan, nilai dan norma yang akan dibelakinya dalam proses pergaulan.
18. Struktur sosial
Struktur sosial mengarah pada hubungan yang lebih fundamental, yang memberikan bentuk-bentuk dasar pada masyarakat serta memberikan batas-batas interaksi sosial yang ingin dilakukan secara terorganisir.
19. Akulturasi
Akulturasi, berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing.
20. Asimilasi
Usaha mengurangi perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai suatu tujuan kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)

